Jumat, 03 Juni 2016

Wahai Pemimpin

Kepada pemimpin yang bersahaja..
Bolehkah aku bertanya?
Padamu yang tak memiliki banyak waktu..
Wahai pemimpin!
Mengapa tanahku menjadi gersang?
Mengapa air ku menjadi hitam?
Mengapa banyak hal yang tak sesuai?
Mengapa banyak anak yang kelaparan?

Aku terserok-serok kepada kenistaan ketidakmampuanku.
Aku tak bisa banyak berbuat.
Hutanku gundul!
Emas, berlian, Intan, permata ku dicuri..
Minyakku dihabisi..
Lantas bagaimana mana menurutmu pemimpin?

Kini, para anak telah menjadi liar karena lapar.
Makan ganja, minum oplosan..
Bergembira dengan tontonan setan.
Aku berdarah dalam hati.
Aku tak bisa berbuat banyak.
Lantas bagaimana menurutmu pemimpin?

Bobrokkah bangsa ini?
Atau aku yang tak bisa bersyukur karena tak dijajah?
Oh! Bukankah kita dijajah oleh saudara sendiri.
Pemimpin! Apa kita telah merdeka?
Jelas mereka.
Apa benar merdeka?

Wahai pemimpin.
Tolong jawablah pertanyaan anak kemarin sore ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar